Pages

Ads 468x60px

Friday, April 3, 2015

Trebol dan Beta Beta no Mi. Buah Iblis Paramecia atau Logia?

Apa-apaan judul artikel ini? Haha. Bukankah sudah jelas di chapter 782 ini kalau Trebol adalah paramecia? Kenapa masih menjadi perdebatan? Apakah memang perlu adanya perdebatan? Padahal kan sudah jelas ternyata tubuh lembek Trebol hanyalah ilusi dari sebuah trik sulap yang sangat terkenal. Zig Zag Girl. Ilusi Volume. Sebuah sulap ketika seorang gadis memasuki kotak yang ukurannya nyaris sama dengan tubuhnya, tapi ternyata kotak itu memiliki ruang berlebih untuk melakukan berbagai pertunjukkan mustahil.



Itulah yang dilakukan Trebol selama ini. Dia menggunakan tubuh kurusnya dan kekuatan paramecia-nya menciptakan cairan lengket untuk mempertunjukkan sebuah trik sulap. Dia memperdaya musuhnya dengan ilusi volume, menyembunyikan tubuh aslinya dari serangan fisik yang membahayakan. Karena musuh mengira target memiliki tubuh lebar, maka mereka justru menyerang ke bagian yang tidak fatal. Dan ketika mereka menemukan kalau tubuh Trebol tak mempan oleh serangan fisik, mereka mengira dia adalah logia. Misdirection. Pengalihan.

Berikut beberapa poin yang menjadi alasan kenapa buah iblis trebol jadi perdebatan.

1. Tubuhnya Terlihat Tidak Solid dan Berubah-Ubah



Sedari awal muncul di chapter 700, Trebol sudah menjadi perdebatan. Ini orang buah iblisnya apa? Paramecia Lendir kah? Zoan siput kah? Atau logia resin/getah kah? Karena terlihat Trebol bentuknya berubah total menjadi tidak solid sejak pertama dia muncul, saat itu orang-orang merasa kalau logia adalah kemungkinan paling masuk akal.

Logia memiliki konsep 'menghasilkan' dan 'menjadi' elemen. Sedangkan paramecia hanyalah salah satu dari kedua konsep itu. Kukasih contoh. Tubuh Akainu bisa menjadi magma. Di lain sisi dia juga bisa menghasilkan magma dalam jumlah besar dan melemparkannya ke angkasa pada jurus Ryusei Kazan (meteor volcano). Tubuh Ace bisa menjadi api. Dia juga bisa menghasilkan api dalam jumlah besar, contohnya jurus Daienkai Entei. Begitu pula logia lainnya.

Kemudian Paramecia hanya salah satu dari itu, tidak pernah keduanya. Magellan bisa menghasilkan racun, tapi tubuhnya tidak jadi racun. Mr 3 bisa menghasilkan lilin tapi tubuhnya tidak menjadi lilin. Sebaliknya Luffy menjadi karet, tapi tidak menghasilkan karet. Tubuh Joz menjadi berlian, tapi dia tidak menghasilkan berlian.

Kukira dengan itu semua perbedaan paramecia elemen dan logia sudah cukup jelas bukan?

Nah. Kemudian kita kembali ke Trebol. Lihat potongan gambar dari chapter 737 di atas. Tubuh Trebol 'TERLIHAT' menjadi elemen. Dan dia 'menghasilkan' elemennya, bagian yang jadi tempat duduk Cavendish. Loh. Dia logia dong kalau begitu?

Eh. Ternyata itu hanya sekedar trik. Yang terlihat tidak solid itu bukan tubuhnya. Sekedar elemen lengket yang dihasilkan buah iblisnya. Tubuh asli Trebol sebenarnya tetap solid di dalam gumpalan lengket tersebut. Karena ternyata dia kurus!


2. Nama Buahnya Beta Beta no Mi. Lengket. Ko biasa logia?

Ya. Tidak semua nama buah iblis logia diambil dari nama elemennya. Kita sering membahas panjang lebar tentang hal ini. Moku (asap), Suna (pasir), Yami (kegelapan), Magu (magma), Numa (Rawa), Gasu (gas) dan Yuki (Salju) memang diambil dari nama elemennya itu sendiri. Tapi ada Mera (Menyala), Goro (Gemuruh), Hie (Dingin) dan Pika (kilauan). 4 buah logia yang dinamakan tidak dari nama elemen mereka, tapi dari efek yang ditimbulkan elemen mereka. Api yang menyala, petir yang bergemuruh, es yang dingin dan cahaya yang menyilaukan.



Karenanya di kala itu Beta Beta no Mi (lengket) masih sangat mungkin adalah logia. Saat itu ada yang berteori kalau unsur alam yang lengket adalah resin/getah pohon. Itu adalah bahan lengket alami langsung dari alam.

Eh ternyata. Oda nge-troll lagi.



3. Trebol terlihat teriris-iris oleh Usopp secara horizontal. Kalau tubuh aslinya sembunyi di dalam, ko bisa selamat?


Di chapter 741 - Usoland Si Pembohong, ada adegan dimana Usopp mengiris-iris tubuh Trebol secara horizontal. Inilah yang kubilang trik cerdas di atas. Coba lihat gambar di bawah. Begitulah kira-kira yang terjadi pada adegan tersebut. (Ini Remake gambar dari APforums)



Benar-benar sebuah trik sulap bukan?  Para kurcaci juga sempat tertipu mentah-mentah trik ini. Mereka bersorak gembira mengira Trebol telah dikalahkan.


4. Untuk apa Law menerapkan Radio Knife kalau Trebol Paramecia biasa?

Yap. Banyak yang berpikir, untuk apa Law menggunakan Radio Knife (Ch 759-Rencana Rahasia) jika Trebol adalah paramecia biasa. Bukankah jika dia bukan logia, Trebol tetap akan kesulitan jika terpotong-potong tubuhnya di dalam Room Ope Ope no Mi Law?



Tidak begitu. Ingat Beta Beta no Mi itu buah yang lengket. Jika Law tidak menggunakan Radio Knife saat itu, Trebol dengan kekuatan elemen lengketnya akan mudah kembali ke tubuh asal. Kelengketan itu bisa membuatnya menyatukan bagian tubuhnya yang terpisah-pisah. Tapi Radio Knife membuat sebuah membran tipis di antara elemen lengket Trebol dan mencegahnya untuk bersatu kembali. Tak peduli dia logia atau bukan, membran tipis itu membuat Trebol perlu waktu untuk kembali seperti semula.



Apalagi di chapter ini, jelas sekali Law tahu rahasia Trebol. Itu tak mengejutkan, karena Law dulunya memang anggota Bajak Laut Donquixote. Tentunya dia tahu trik kamuflase yang dilakukan Trebol ini bukan?


5. Bagaimana sih interaksi antara Busou Shoku Haki versus Logia?

Beberapa pembaca mungkin ada yang bingung dengan dengan ucapan Luffy di chapter 783 ini.

"Apa yang terjadi!? Jika kau pemakan logia, aku harusnya bisa mengenaimu dengan Busoushoku Haki!"



Yap. Memang begitulah adanya. Mungkin gambar sederhana ini bisa menjelaskan hal itu.


Gambar 1. Luffy menyerang Smoker tanpa Haki. Tubuh tak solid Smoker tidak bisa dilukai. Memukul asap tak ada gunanya.

Gambar 2. Luffy menyerang Smoker dengan Busou Shoku Haki. Smoker kesakitan, walaupun bagian tubuh yang diserang adalah bagian tubuh yang masih berbentuk asap. Yap. Busoushoku bisa menangkap substansi tersebut dan melukai pengguna logia.

Vergo sampai berkata seperti ini kepada Smoker di chapter 690 - SAD.

"Jika kamu menjadi asap dan menambah volume tubuhmu, kamu justru akan menjadi target yang lebih luas untuk pengguna HAKI yang LEBIH BAIK sepertiku"

Ada kata 'LEBIH BAIK' dalam kalimat Vergo. Itu menjelaskan kenapa Aokiji tidak apa-apa saat ditusuk Bisento Shirohige di perang Marineford bukan? Karena Haki Shirohige saat itu lebih lemah! Dia dalam kondisi yang jauh dari fit.

Gambar 3. Yami Yami no Mi. Jika saat dikenai oleh Busoushoku di gambar 2 pengguna logia masih dalam wujud elemennya, beda halnya jika tertangkap oleh Yami Yami no Mi Kurohige. Dalam sekejap kemampuan buah iblis seseorang akan hilang, tubuhnya akan menjadi manusia biasa. Tak bisa menjadi elemen ataupun mengeluarkan elemennya.

Aku rasa sampai sini semuanya sudah agak jelas bukan? Trebol positif Paramecia. Dia memang terlihat seperti Logia, tapi ternyata itu tak lebih dari sebuah trik sulap cerdas untuk mengelabui musuhnya.


Kasus perdebatan buah iblis Trebol ini salah satu bukti berkelasnya story telling ala Eiichiro Oda. Tidak seperti Boku Hero no Academia yang setiap karakter berusaha keras menjelaskan situasi yang sedang terjadi (sok cerdas), atau Bleach yang karakternya entah dengan maksud apa selalu menjelaskan cara kerja kekuatannya kepada musuh yang lagi dihadapi (untuk apa memberitahu musuh coba?), One Piece membiarkan pembaca yang berpikir. Karakter One Piece menampilkan. Bukan menjabarkan. Komik itu mengedepankan aspek visual. Kalau panjang lebar menjelaskan ya bikin novel aja sekalian.

Luffy tak pernah sibuk menjelaskan proses kerja buah iblisnya. Doflamingo tak pernah terlihat menjelaskan cara kerja torikage atau marionette. Karenanya banyak ruang tercipta untuk berdiskusi. Karenanya fans sibuk berdebat. Karenanya fans OP semakin lama semakin banyak.


SALAM SUPPA!

Tuesday, March 31, 2015

Ravages of Time : Manhua Kelas Atas tentang Romansa 3 Kerajaan

Pernah membaca tentang duel strategi berlapis antara Kira versus L dalam manga Death Note? Atau duel kecerdasan antara kombo Conan dan Suichi Akai melawan Gin pada kasus Rena Mizunashi? Keren sekali? Pastinya! Saling baca. Saling menyiapkan strategi balasan. Taktik berlapis tersaji ketika dua jenius saling berhadapan. Like a chess-play. Laksana bermain catur! Mesti berpikir jauh beberapa langkah ke depan untuk mengungguli lawan. Jangankan para pelakon, penonton pun (dalam hal ini kita para pembaca) kudu berpikir keras untuk memahami permainan otak yang tengah terjadi. Menyenangkan. Mengagumkan. Dan jika cerita seperti itu adalah cerita yang kalian suka, manhua (komik china) berjudul Ravages of Time ini wajib untuk diikuti.

Tidak tanggung-tanggung. Ada setidaknya 9 jenius (8 di antaranya dijuluki 8 Geniuses, sementara 1 sisanya adalah tokoh utama cerita itu sendiri) yang menjadi pondasi cerita. Itupun sudah mengesampingkan para pemikir cerdas lainnya seperti Lu Bu, Chen Gong, Li Ru dan lain-lain. Jadi sedari awal sudah bisa dibayangkan kisah ini bukanlah kisah yang sederhana. Dibangun di atas plot berlapis dan kompleksitas yang luar biasa. Adu strategi antar orang-orang jenius inilah yang menghiasi peperangan-peperangan nan epik penuh intrik di jaman tiga kerajaan China kuno (220-280 M) yang begitu termahsyur. Yang lebih dikenal dengan Romansa Tiga Kerajaan. Romance of The Three Kingdoms.



Friday, March 6, 2015

Injustice Gods Among Us [DC Comics] : Ketika Superman Salah Arah

Ini adalah salah satu judul andalan DC Comics 3 tahun belakangan. Diangkat dari game terkenal dengan judul yang sama, Komik ini meroket menjadi salah satu penjualan terlaris DC Comics. Komik yang dirilis awal versi digital ini kemudian bahkan dibuatkan versi cetak untuk koleksi.