Pages

Ads 468x60px

Monday, December 28, 2015

Mini Review 811 : Roko

Dalam sastra, ada yang namanya Piramida Freytag. Kita sekarang ada di fase Eksposisi. Kita sedang dijejali informasi demi informasi untuk membangun cerita. Flashback tak henti ditayangkan untuk memberikan kepemahaman. Kita sedang dihadapkan pada 'apa yang telah terjadi' daripada 'apa yang akan terjadi'.
Flashback Sanji dan yang lain tidaklah terlalu pendek sehingga tidak mampu berdiri, kuharap tidak terlalu panjang hingga menjadi distraksi.
Di chapter kali inilah Oda secara jelas menggambarkan True Nature dari Kelompok Topi Jerami. Sifat alamiah yang ada dalam diri mereka. Heroisme. Menolong tanpa pamrih. Yang membedakannya dari karakter lain seperti Caesar Clown. Karakter yang entah kenapa lagi populer di kalangan fanatik buta yang menginginkannya bergabung belakangan ini.
Terbesit keraguan sesaat karena kata-kata CC, Sanji dan Nami menangguhkan aksi mereka untuk menyelamatkan bangsa Mink. Tapi Chopper yang terbaik di chapter ini. Berteriak lantang, tanpa keraguan, dia adalah dokter yang akan merawat siapapun yang terluka. Itu prinsipnya. Konsisten telah dia lakukan. Bahkan dia pernah merawat CC yang terluka walaupun dia penjahat. Heroisme itulah yang membuahkan rasa terima kasih mendalam bangsa mink kepada Topi Jerami. Yang tak akan pernah mereka lupakan seumur hidup. Buah yang akan dipetik dan dinikmati hasilnya dalam waktu dekat. Di konflik maha dahsyat di masa depan yang dekat.
Kemudian kita berbicara tentang Sanji. Sanji diberkati ketenangan natural. Ketika situasi kritis, dia adalah anggota yang terlogis dalam berpikir. Ketika Robin hilang di Water Seven, dalam diam dia menyusup ke Puffing Tom. Ketika Buster Call mengepung mereka di Jembatan Keraguan, Sanji dengan tenang menutup gerbang keadilan.
Jadi situasi yang dia hadapi sekarang tidak muncul karena ketergesaan. Tidak muncul karena keputusan yang sembrono. Melainkan karena ketenangan dan logisnya pikiran. Oke. Mungkin saja sih logikanya miring sedikit karena mengira Big Mom adalah seorang Hot Mama. Ibu-ibu cantik. Haha.
Faktanya adalah Pekoms berujar mereka berdua sudah lebih dari cukup. Dia dan siapa? Baron Tamago adalah kandidat pertama. Karena mereka memang terlihat seperti partner negosiator handal. Fakta selanjutnya adalah Pekoms tidak tahu kalau Pulau Zou baru saja luluhlantak karena serangan Jack. Dia tak tahu kalau ribuan bangsa Mink nyaris tewas. Jadi kata-kata penuh percaya diri 'kami berdua sudah lebih dari cukup' disokong pengetahuan tentang keberadaan sosok Nekomamushi dan Inuarashi dalam kondisi sehat wal afiat. Fakta ketiga adalah Zou kampung halaman Pekoms. Tak salah mengatakan dia tahu peta kekuatan yang ada di Zou, dan bagaimana kuatnya Nekomamushi dan Inuarashi. Jadi aku sama sekali tak merasa Pekoms berniat menjadikan 'meluluhlantakkan Zou' sebagai ancaman kepada Sanji untuk menyerahkan Caesar. 2 orang tidak cukup meluluhlantakkan Zou yang isinya petarung veteran. Jadi kesimpulannya, kalimat kepercayaan diri Pekoms di akhir chapter muncul karena dia punya suatu hal yang bisa menjadi instrumen negosiasi yang begitu kuat, yang dia yakin bisa membuat Sanji dan Caesar Clown menyerah tanpa syarat. Tanpa perlawanan. Apa itu?
Sekitar seminggu silam, bersamaan dengan harga yang baru, poster buronan baru Sanji ikut muncul. Misterius sekali. Only Alive katanya. Kasus yang mungkin baru sekali terjadi dalam dunia perbajaklautan. Untuk pertama kali pula fotografer tetap Marinir bernama Flaming Attachan berhasil mengabadikan muka Sanji. Inilah awal mula paras Sanji tersebar ke seluruh pelosok dunia.
Otoritas lebih tinggi dari Marinir yang mampu mengubah "dead or alive" menjadi "only alive" adalah Gorosei atau Tenryuubito. Tak sukar diterka Sanji ada hubungannya dengan salah satu dari dua kelompok itu, kalau tidak keduanya. Di perhelatan Jump Festa 2016 Oda mengatakan kita akan lebih banyak tahu tentang 'kelahiran Sanji' di tahun depan. Sah mengatakan 'only alive' ada hubungannya dengan kelahiran tersebut. Teori tentang Sanji adalah keturunan bangsawan jauh lebih medioker dibanding teori kalau Sanji adalah Putra Naga Langit. Semacam judul sinetron Indonesia yang ada elangnya.
Sekali lagi. Poster Sanji itu akan menarik banyak pihak. Fotonya barangkali dikenali tidak hanya segelintir orang. Bukan hanya marinir, juga sipil dan bajak laut. Bagaimana kalau petinggi Big Mom mengetahui tentang masa lalu Sanji? Bagaimana kalau petinggi itu berasal dari North Blue. Tempat kelahiran Sanji. Petinggi yang sekarang sedang berada bersama Pekoms. Orang yang dikatakannya mampu menyelesaikan permasalahan cukup berdua saja. Pekoms yang familiar dengan Zou, dan satu lagi petinggi Big Mom yang mampu membuat Sanji menyerah tanpa syarat karena diancam tentang masa lalunya.
Petinggi yang tahu ini pulalah yang menurutku melihat Sanji sebagai aset yang luar biasa. Karena memang dia incaran spesial Marinir. Bayangkan kata-kata sederhana seperti ini.
"Ikutlah denganku. Serahkan pula Caesar. Bergabunglah bersama Big Mom. Aku takkan membeberkan tentang masa lalumu kepada teman-temanmu. Dan akan kubiarkan mereka hidup."
Brook dan yang lain akan kebingungan. Sanji akan bermandikan keringat. Masa lalunya mungkin sebuah aib luar biasa yang membuatnya mengelak untuk berbicara. Akan kaget pula Brook dan yang lain ketika Sanji menerima tawaran itu. Makanya Brook sampai berkata "Mungkin Sanji tidak akan bisa lagi kembali kepada kita".
Ya. Sanji sedang mengikuti anggota Big Mom yang mengetahui masa lalunya. Menerima tawaran orang itu. Menjadi anggota Big Mom terbaru.
Lah. Kalian pasti sadar. Terasa dejavu barangkali. Pola ini berulang. Robin pernah menyerah tanpa syarat kepada CP9 ketika temannya diancam. Menyerah kepada sebuah organisasi yang mengetahui tentang masa lalu kelamnya. Apakah Sanji Arc akan seperti itu pula? Tidak kreatif! Diulang. Tapi ini menurutku teori yang paling masuk akal. Sanji tidak sedang babak belur dan pergi terpaksa karena dia sempat meninggalkan nota. Tidak pula sesederhana 'Sanji dan Caesar Clown' meninggalkan Zou untuk mengalihkan perhatian Pekoms dan yang lain, karena kalau begitu Brook janggal berkata Sanji mungkin tak akan kembali.
Acapkali sederhana adalah jawaban yang terbaik. Tapi aku cukup percaya jawaban misteri kali ini akan lebih rumit. Mengingat perkataan Nami yang mewanti-wanti Luffy di chapter kali ini.
"Apa yang telah terjadi jauh lebih serius dari yang kau kira".
PS : Wanda lega purnama tersembunyi kelam di balik kabut. Menandakan sesuatu harusnya terjadi jika bangsa Mink terkena cahaya purnama. Kita tahu bangsa Saiya yang berekor akan berubah sepenuhnya menjadi monyet ketika terkena cahaya bulan. Kita tahu pula werewolf membuas pada kondisi serupa. Apakah Bangsa Mink akan menjadi Sepenuhnya hewan ketika kena cahaya purnama? Mengabaikan bentuk hybrid mereka sekarang ini. Itulah teori paling sederhana. Dan untuk hal ini, aku lebih suka hal yang sederhana.
PS-nya PS : Aku pernah menganalisa kalau Pesta Teh Big Mom tetap terlaksana 4 hari setelah even di Pulau Manusia Ikan. Tapi kala itu Baron Tamago-karakter yang diciptakan berdasar tokoh detektif favoritku, Hercule Poirot-mengatakan sesuatu seperti "Kita tahan kenikmatan permen Fishman Island dua minggu lagi". [Ch. 651-Suara dari Dunia Baru]. Jangan-jangan demi menunggu Permen Pulau Manusia Ikan, Pesta Teh Big Mom juga ikut ditunda dari sebelumnya 4 hari menjadi 2 minggu. 4D2W. Nah. Ini pas sekali. Pertama karena paling hanya berlalu 1 atau 2 hari dari Pulau Manusia Ikan ke Dressrosa. Dan dari Dressrosa ke Zou berlalu 10 hari. Total baru 12 hari atau 13 hari paling lama berlalu. Belum genap 2 minggu. Karena Pesta Teh ini digadang-gadang sejak Pulau Manusia Ikan, akan sangat disayangkan kalau perhelatannya tidak ditampilkan. Tapi akan luar biasa Opic jika ketika dilangsungkan Sanji dan Jinbe ada di sana. Ikut berhadir. Kalau ditanya kenapa Pekoms perlu waktu 8 hari lebih lama dari Sanji dan kawan-kawan untuk mencapai Zou, menurutku selain karena mereka tidak punya direct-compass seperti Vivre Card dan hanya mengandalkan Insting Balik Kandang nya Pekoms, armada Big Mom juga sempat ada urusan di pulau lain. Mengumpulkan permen untuk Pesta Teh misalnya.

Salam Suppa!

Friday, December 25, 2015

Jojo's Bizarre Adventure : Manga Ajaib Pose Lentik

Pertama kali mendengar tentang manga berjudul Jojo's Bizarre Adventure, aku mengira manga ini adalah stereotip jamannya. Yaitu manga bergenre action-martial arts seperti Kenji, Fist of North Star, History's Strongest Disciple Kenichi atau Shin Kotaro. Tapi begitu mulai membacanya, yang ada justru sebuah manga ber-genre action fantasy. Lebih ajaib dan aneh dibanding apa yang diduga.

'Jojo' di sini tidak merujuk kepada satu individu. Tapi mewakili generasi demi generasi keluarga Joestar. Bermula dari Jonathan Joestar (1868-1889) hingga ke masa kini Jolyne Kujo. Bahkan dua bagian cerita paling baru, Jojo sudah melanglang buana melintas dimensi. Dengan kata lain sepanjang cerita kita mengalami 8 kali pergantian tokoh utama! Menarik bukan? Nama mereka berurutan adalah sebagai berikut. JOnathan JOestar, JOseph JOestar, JOtaro KuJO, JOSUKE Higashikata (Suke bisa dibaca sebagai Jo), Giorno Giovanna (JOruno JObāna), JOlyne KuJO, JOnhy JOestar dan yang terakhir JOsefumi KuJO.



Thursday, August 27, 2015

Mini Review 798-Hati

Salam Suppa!

Sebenarnya judul chapter ini menjadikan kisah Law dan Sengoku sebagai sorotan utama. Tapi rupanya Fujitora terlalu opic untuk diabaikan sehingga mencuri perhatian dengan sempurna. Dengan kekuatan yang memang kita tahu nyata dahsyatnya, dia mengangkat seluruh puing reruntuhan dari negeri Dressrosa. Bersiap menghukum para kriminal menggunakan puing dari langit. What a scene. What a power.

Ini hanya mini review, jadi aku tak perlu menjelaskan panjang lebar tentang keusilan Suku Tontatta yang sukses menyabotase seluruh aktifitas Marinir. Tidak perlu pula menjelaskan panjang lebar tentang percakapan Law dan Sengoku yang meski sudah bisa diprediksi ternyata begitu menyentuh hati. Kita akan fokus kepada beberapa hal menarik saja.


3 Kali. 

Itu jumlah pertemuan Luffy dengan seorang Admiral Marinir 2 tahun silam. Ketiga-tiganya berakhir tidak mengenakkan. Bisa dikatakan tragis malahan.

Admiral Aokiji (Kuzan) [Chapter 321-Man to Man]
Satu lawan satu. Di sini terlihat kedewasaan Luffy di situasi kritis. Ketika itu ada Sanji dan Zoro bersamanya. tapi dengan lantang Luffy menyuruh mereka kembali ke kapal. Jangan ganggu. Ini pertarungan satu lawan satu. Aku akan melawan Aokiji sendiri. Aneh? Memang. Konyol? Tidak. Luffy sadar. Di hadapannya berdiri sosok yang luar biasa kuatnya. Di kala itu, padahal Luffy adalah orang yang pernah menantang seorang Crocodile berkali-kali. Dia juga menantang Logia super bernama Enel di Pulau Langit. Dua orang yang secara kekuatan mungkin berada di atas Luffy di kala itu, tapi tak sedikit pun Luffy gentar menghadapi dua orang itu. Tidak terbesit sedikitpun dalam benaknya untuk mundur dari pertarungan.



Tapi ketika di hadapannya berdiri monster bernama Aokiji? Logikanya jalan. Orang ini tak bisa dikalahkan dengan kekuatannya sekarang. Mengeroyok orang ini juga tak ada gunanya. Zoro dan Sanji, larilah. Aku akan menahan orang ini semampuku. Barangkali inilah pengalaman pertama bagi Luffy menghadapi musuh yang mustahil untuk dikalahkan. Bahkan dengan keberuntungan.

Dengan dalih satu lawan satu, Luffy meminta Zoro dan Sanji tidak mengganggu pertarungannya. Tapi bagiku sendiri terlihat jelas di kala itu, Luffy berusaha menyelamatkan rekannya dengan mengorbankan dirinya sendiri. Usopp sempat membentak Sanji dan Zoro yang meninggalkan kapten mereka seorang diri menghadapi ancaman terbesar yang saat itu mereka temui. Tapi Sanji mengatakan itu perintah kapten. Itu satu lawan satu. Apa kamu tidak mengerti?

Ini adalah pengalaman pahit pertama Luffy menghadapi seorang Admiral Marinir.


Admiral Kizaru (Borsalino)[512-Hilangnya Zoro]
Lagi-lagi pertemuan pertama yang berakhir tragis. Jauh lebih tragis dari yang pertama. Kali ini opsi melarikan diri dipilih karena itu yang dianggap Luffy terbaik. Tapi akhirnya Kuma datang dan menyelamatkan mereka. Dengan cara yang sangat tidak biasa.



Bahkan di kala itu, Luffy dengan tak sungkan mengatakan ketidakmampuannya.

"Semuanya!!! Jangan memikirkan apapun selain melarikan diri. Kita yang sekarang tak mampu mengalahkan mereka!"

Sebuah pengakuan yang sangat pahit. Tapi memang begitulah adanya. Sekali lagi Admiral menjadi dinding kokoh yang tak mampu ditembus kekuatan Luffy di kala itu.

Admiral Akainu (Sakazuki)[573-Zaman ini dikenal sebagai zaman Shirohige]
Lagi-lagi Luffy melarikan diri dari ancaman seorang admiral. Kali ini dia memang tidak bersama nakama-nya dari kelompok topi jerami. tapi dia bersama kakak angkatnya Portgas D Ace. Yang ini tentu semua setuju merupakan yang paling tragis di antara semuanya. Karena pelarian kali ini berakhir dengan tewasnya sosok yang sangat dia sayangi.





3 kali. Tak berdaya di hadapan 3 kekuatan monster yang menghadang. Cukup sudah. Rupanya Luffy sudah cukup muak dengan itu. Pertemuan dan pelarian terhadap seorang admiral tidak pernah berakhir menyenangkan. Selalu meninggalkan kenangan yang menyakitkan. Jadi ketika Luffy memutuskan cukup sudah. Ketika dia memutuskan untuk berhenti berlari. Tapi tinggal untuk melawan. Itu sungguh sangat beralasan. Karena Luffy tidak bisa menjamin kejadian tidak mengenakkan apalagi yang akan dia alami jika dia memutuskan untuk kembali melarikan diri saat ini.

Naif? Barangkali. Tapi bagi Luffy, itu lebih baik daripada melarikan diri. Begitulah Fujitora. Di pertemuan keempat Luffy dengan seorang Admiral, dia memutuskan untuk melawan balik. Sayang sekali.


"Aku tak bisa terus menerus berkata 'kita akan mengalahkan mereka di lain waktu'. Tidak lagi seperti itu. Mengapa kita harus lari hanya karena mereka adalah admiral? Aku memutuskan berhenti berpikir begitu sejak 2 tahun silam. Admiral Marinir, Yonkou, tak peduli siapa! Aku akan mengalahkan mereka semua. Karena jika tidak, aku takkan bisa menjadi Raja Bajak Laut."

Ingat dong konsep Raja Bajak Laut yang pernah Luffy katakan?

"Aku tak ingin menaklukkan apapun. Aku hanya berpikir orang yang paling bebas di samudera ini lah Raja Bajak Laut."

Ya. Jika dia terus menerus berlari. Dia takkan bebas. Kebebasan adalah kemerdekaan, tak ada tekanan, paksaan, ketakutan, sebuah kondisi yang memungkinkan kita untuk menjadi diri sendiri dan membuat pilihan tanpa ada intervensi apapun dari pihak manapun. Jadi ketika Marinir berusaha merenggut kebebasan itu, sudah semestinya Luffy melawan.

Apakah akan ada interupsi lagi?

Mungkin chapter kali ini jawaban bagi Oda kepada para pembaca yang meragukan kemampuan Luffy. Tentu tak asing komentar seperti "Luffy yang sekarang belum mampu menghadapi Admiral atau Yonkou","Mungkin perlu latihan lagi", bla bla bla. Tapi Oda menjawab semua keraguan ini. Luffy siap! Dia mempunyai potensi untuk mengalahkan semua yang menghadang. Mungkin dibantu dengan sedikit keberuntungan. Mungkin dibantu oleh banyak pihak. Tapi dia mampu untuk menang! Itulah yang ingin disampaikan Oda di chapter kali ini.

Tapi tetap saja, sekuat apapun keinginanku melihat pertarungan serius antara Luffy dan Fujitora, tetap saja ada sesuatu yang tidak pas. Alasan dan panggung. Alasan Luffy menghadapi Fujitora tidak sekuat biasanya. Dia memutuskan untuk berhenti berlari. Oke. Tapi selama ini kekuatan tak terbatas Luffy muncul ketika teman-temannya disakiti. Fujitora tidak melakukan hal itu. Belum.

Alasan kedua adalah panggung. Fujitora adalah tokoh besar. Dikalahkan pada epilog Arc seperti ini sangatlah antiklimaks. Saat dimana tensi cerita sudah keburu menurun jauh.

Mungkin memang akan diperlihatkan Luffy dan Fujitora beberapa kali bertukar jurus. Seperti ketika Sabo versus Fujitora. Tapi kejadian besar akan menyusul yang membuat pertarungan mereka diiterupsi. Harus sesuatu yang wah tentunya. Chiper Pol 0 Aegis? Big Mom? Kaido? Sesuatu akan menghentikan pertarungan mereka. Yang jujur saja aku sama sekali tidak bisa menebak apa.

Kalau mau alasan sederhana sih bisa saja. Law melakukan Shamble dan memaksa Luffy ke atas kapal misalnya. Tapi apakah hal sederhana seperti itu yang akan terjadi? Menurutku pribadi sih tidak.

Bonus

Cara Luffy berkembang pesat ada banyak. Dia bisa mengembangkan Gear yang sudah ada. Dia bisa menambah Gear baru. Bisa pula dia membangkitkan Awakening. Karena Doflamingo sudah menyebut kata itu kepada Luffy, sepertinya takkan makan waktu lama bagi Luffy untuk menguasainya.

Ngomong-ngomong tentang Gear. Mungkin kebetulan atau cocoklogi, tapi ada hal menarik tentang Gear yang diasosiasikan dengan elemen.

Gear 2nd dan Api
Bukan rahasia umum.  Karena jurus Gear 2nd yang disebut Gomu Gomu no Redhawk memang bisa mengeluarkan api. Apalagi selama ini Gear 2nd memang berhubungan erat dengan panas tubuh dan uap. Trik teknik ini sendiri kemungkinan besar berhubungan dengan segitiga api. Dimana api bisa muncul ketika ada 3 hal. Panas-Bahan Bakar-Oksigen.



Gear 3rd dan Petir
Setelah muncul sebagai cameo di Movie Strong World. Gomu Gomu no Thor ternyata diaplikasikan juga di manga. Yap. Ketika menghadapi Don Chinjao. Teknik petir pertama Gomu Gomu dikeluarkan. Gomu Gomu no Thor Elephant Gun.


Pernah kujelaskan di review chapter 719 silam tentang mekanisme petir ini. Listrik statis.

Listrik statis terjadi saat dua permukaan mengalami gesekan. Dan setidaknya salah satu dari dua permukaan tersebut memiliki resistansi listrik yang tinggi (dengan kata lain Insulator). Percikan listrik akan terjadi untuk menghilangkan kelebihan muatan saat benda tersebut didekatkan dengan konduktor. Simpel bukan? Karenanya Luffy menggunakan Gomu Gomu Rocket untuk melambung tinggi. Selain menambah kekuatan serang karena gaya gravitasi, dia memerlukan gesekan! Paham? Insulator disini adalah tubuh Luffy sendiri, khususnya tangannya. Benda yang bergesakan dengannya adalah partikel2 di udara! Semakin tinggi Luffy, semakin besar kemungkinan gesekan terjadi. Akhirnya tubuh isolator Luffy kelebihan muatan karena listrik statis. Kenapa terjadi percikan? Karena tubuh Chinjao adalah konduktor alami! Saat tubuh karet Luffy yang mengalami kelebihan muatan karena gesekan dengan partikel di udara, bersentuhan dengan tubuh Chinjao yang merupakan konduktor alami. BAM! Percikan listrik terjadi. Gomu Gomu no Thor terwujud!

Gear 4th dan Udara
Ini juga cukup jelas. Dengan teknik ini Luffy bisa menendang udara. Pencapaian lebih tinggi dia memukul udara untuk menciptakan jurus Gomu Gomu no Culverin.


Apakah Gear selanjutnya akan berhubungan dengan elemen lagi? Sangat mungkin. Bumi? Air? Entah bagaimana Oda mengkreasikannya. Yang jelas Awakening Gomu Gomu akan menjadi sesuatu yang sangat luar biasa.


---

Itu saja untuk chapter kali ini. Memang tidak banyak yang dibahas secara mendetail. Tentu percakapan tentang "Kehendak D" antara Sengoku dan Law sangatlah menarik. Tapi itu sama sekali tidak mencerahkan! Will of Destiny sangatlah mungkin. Kehendak Takdir. Tapi itu teori yang sangat pasaran. Haha.

SALAM SUPPA!